Orange Colour Red Colour Blue Colour Green Colour
Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan Jakarta
Laboratorium Kalibrasi LK-110-IDN
Laboratorium Penguji LP-465-IDN
Lembaga Inspeksi LI-076-IDN
 
 

Polling

Bagaimana pendapat anda tentang pelayanan kami ?
Kurang Baik
Cukup Baik
Baik
Sangat Baik
 

 

Uji Kesesuaian Pesawat Sinar X

SEKILAS LAB. UJI KESESUAIAN X-RAY

Bermula dari laboratorium pengujian dan kalibrasi alat kesehatan  serta laboratorium proteksi radiasi,  pada tahun 2009 kepala BPFK Jakarta  menginstruksikan  untuk  membuat laboratorium tersendiri  yang melayanai secara khusus pengujian x-ray. Maka mulai akhir tahun 2009 pula, BPFK merubah haluan pelayanan kalibrasi dan pelayanan pengukuran paparan radiasi dilebur menjadi pelayanan uji kesesuaian.

Apa itu uji kesesuaian :

Uji kesesuaian  adalah  bagian  terpenting dari program jaminan kualitas yang berhubungan dengan aspek-aspek   kinerja peralatan  pesawat sinar-x  yang  berlaku berdasarkan  pada undang-undang kontrol radiasi. Uji kesesuaian merupakan salah satu upaya optimasi proteksi radiasi terhadap pasien. Dengan melakukan uji kesesuaian terhadap peralatan sinar-x yang dimiliki oleh fasilitas kesehatan, maka  akan diketahui kualitas peralatan sinar-x yang digunakan dalam pelayanan.

Tujuan uji kesesuaian  terhadap pesawat sinar-X yaitu menjamin bahwa setiap parameter penyinaran pada pesawat teruji akurasi, linieritas dan kestabilan  fungsinya sesuai dengan spesifikasi alat dan bila terjadi penyimpangan harus berada dalam nilai batas toleransi yang disepakati. Dasar dari uji kesesuaian ini,  merujuk pada PERATURAN KEPALA BAPETEN NOMOR 9 TAHUN 2011,  tentang Uji Kesesuaian Pesawat Sinar-X Radiologi Diagnostik dan Intervensional.

Dasar Hukum  Peraturan dan Perundangan tentang Pengujian dan Kalibrasi

1. UNDANG UNDANG NO. 36  TAHUN 2009 tentang KESEHATAN

“Pasal 103 ayat 1 : Pengamanan sediaan farmasi dan alat kesehatan diselenggarakan untuk melindungi masyarakat dari  bahaya yang disebabkan oleh penggunaan sediaan farmasi dan alat kesehatan yang tidak memenuhi persyaratan mutu dan / atau keamanan dan / atau khasiat / kemanfaatan

2. UNDANG-UNDANG NO. 44 TAHUN 2009 tentang RUMAH SAKIT

Pasal 7 ayat 1 : Rumah sakit harus memenuhi persyaratan lokasi, BANGUNAN, PRASARANA, sdm, kefarmasian, dan PERALATAN.

Pasal 16 ayat 1 : Persyaratan peralatan sebagaimana dimaksud dalam pasal 7 ayat (1)

meliputi peralatan medis dan non medis harus memenuhi  standar pelayanan, persyaratan mutu, keamanan, keselamatan dan laik pakai.

Pasal 16 ayat 2 : Peralatan medis sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus diuji dan dikalibrasi secara berkala oleh Balai Pengujian Fasilitas Kesehatan dan / atau institusi pengujian fasilitas kesehatan yang berwenang

Pasal 16 ayat 3 : Peralatan yang menggunakan sinar pengion harus memenuhi

ketentuan dan harus diawasi oleh lembaga yang berwenang.

Pasal 16 ayat 7 : Ketentuan menenai pengujian dan / atau kalibrasi peralatan medis, standar yang berkaitan dengan keamanan, mutu, dan manfaat dilaksanakan sesuai dengan ketentuan peraturan perundang-undangan.

Pasal 17 :Rumah sakit yang tidak memenuhi persyaratan sebagaimana dimaksud dalam pasal 7, 8, 9, 10, 11, 12, 13, 14, 15, dan 16 tidak diberikan izin mendirikan, dicabut atau tidak diperpanjang izin operasional rumah sakit.

3. UNDANG-UNDANG NO. 10 TAHUN 1997 tentang KETENAGANUKLIRAN

“ Pasal 17 ayat 1 : Setiap pemanfaatan tenaga nuklir wajib memiliki izin, kecuali dalam hal-hal tertentu yang diatur lebih lanjut dengan Peraturan Pemerintah.”

Ruang Lingkup dan Kemampuan Lab. Uji Kesesuaian

Berikut peralatan dan fasilitas yang mampu diuji oleh lab uji kesesuaian BPFK Jakarta :

1.

X-Ray General Purpose.

7.

Angiografi

2.

X-Ray  Mobil

8.

C-Arm

3.

X-Ray Dental

9.

Fluoroskopi

4.

X-Ray Dental Panoramik.

10.

Bone Densitometri

5.

CT Scan

11.

CR / DR

6.

Mammografi

12.

Pengukuran paparan radiasi Ruang X-Ray

Parameter yang diuji pada uji kesesuaian  adalah :

  1. Kuat Iluminasi lampu kolimator.
  2. Kesesuaian dan Kelurusan Berkas Sinar-X dengan Cahaya Kolimator
  3. Akurasi Tegangan Tabung
  4. Akurasi Waktu Eksposi
  5. Linearitas Keluaran / Laju Dosis
  6. Reproduksibilitas Tegangan Tabung, Waktu Eksposi dan Keluaran Radiasi
  7. Kualitas Berkas Sinar-X (HVL)
  8. Kebocoran Tabung Sinar-X
  9. Kualitas Citra (Image) dan Ukuran Focalspot
  10. Informasi Dosis Pasien

 

Pilih Bahasa

Aplikasi Online

Login Form

Statistik Pengunjung

065116

Pengunjung hari ini : 75
Total pengunjung : 65116
Hits hari ini : 441
Pengunjung Online : 1
IP anda saat ini : 54.90.92.204
 

Balai Pengamanan Fasilitas Kesehatan Jakarta
Jl. Percetakan Negara No. 23 A Jakarta Pusat 10570 Indonesia, Telp. (021) 4240406, 42882249,  Fax. 4244168, 42882237
Email : kontak@bpfkjakarta.or.id